Bupati Soppeng Lepas 243 Petugas Sensus Tekankan Akurasi Data untuk Pembangunan
![]() |
SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data akurat dari sensus ini akan dijadikan basis utama untuk memetakan ulang kekuatan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong sektor potensial dan memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal tersebut ditegaskan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam sambutan tertulisnya pada pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng di Aula Grand Saota, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Soppeng, unsur Forkopimda, jajaran BPS, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Suwardi Haseng menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh berjalan tanpa arah yang jelas. Sensus Ekonomi ini menjadi instrumen penting agar kebijakan yang diambil pemerintah ke depan bisa lebih adaptif dan tepat sasaran.
"Kita tidak bisa membangun daerah ini dengan mengira-ngira. Kita butuh basis data yang riil untuk mendongkrak sektor potensial dan memajukan UMKM kita," tegas Suwardi.
Guna memastikan pendataan berjalan valid, Bupati mengeluarkan instruksi spesifik kepada seluruh jajaran aparatur daerah:
Instruksi Birokrasi: Mulai dari pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa/Lurah, Kepala Dusun, hingga Ketua RT/RW diwajibkan aktif mengawal, memfasilitasi, dan menyosialisasikan pelaksanaan sensus di wilayahnya masing-masing.
Imbauan Pelaku Usaha: Masyarakat dan pelaku usaha diminta memberikan data yang jujur dan riil kepada petugas, dengan jaminan kerahasiaan penuh sesuai undang-undang.
Pesan untuk Petugas: Petugas lapangan diminta menjaga integritas dan profesionalitas demi menghasilkan validitas data yang tinggi.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen menyatukan sinergi dengan jargon optimis.
"Sensus Akurat, Kebijakan Tepat," kuncinya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026 ini, Pemkab Soppeng menargetkan ketersediaan data makro dan mikro yang komprehensif untuk menyusun strategi peningkatan daya saing daerah di tingkat panggung ekonomi regional.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Soppeng, Muhammad Rismat, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai tahapan persiapan telah dilaksanakan guna memastikan suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mulai dari kegiatan Audiensi, Komunikasi, Koordinasi, dan Diplomasi (KKD) kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, instansi vertikal, asosiasi usaha, pelaku usaha, akademisi, media massa, hingga berbagai mitra strategis lainnya.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk membangun sinergi dan dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan sensus yang akan dilaksanakan secara serentak.
“Sebanyak 243 petugas lapangan telah direkrut dan akan melakukan pendataan secara door to door di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Saat ini seluruh petugas juga tengah mengikuti pelatihan secara bertahap untuk memperkuat kapasitas teknis, pemahaman konsep, penggunaan aplikasi, teknik wawancara, hingga simulasi lapangan,” jelasnya.

